Cara Sukses Ternak Lovebird Lengkap Untuk Pemula Didalam Ruangan dan Kandang Gantung

Cara Ternak Lovebird Untuk Pemula yang Baru Memelihara Lovebird

Cara Sukses Ternak Lovebird Lengkap Untuk Pemula Didalam Ruangan dan Kandang Gantung - Para peternak lovebird profesional dan sukses pasti mudah saja dalam proses pemeliharaan burung lovebird. Peternak burung yang sudah lama tentu punya segudang pengalaman beternak lovebird, baik lovebir lotino, lovebird merah, lovebird kandang gantung, maupun lovebird kadang rumahan. Pemain burung lama pasti lebih jago dalam menghadapi berbagai kondisi dan situasi ternak burung yang bermacam-macam.

Namun demikian hal itu tentu berbeda dengan peternak lovebird pemula. Peternak burung baru memang masih membutuhkan berbagai uji coba dan ketelitian dalam setiap hal yang dilakukan saat memelihara burung lovebird, baik peternak burung yang mencoba dengan media kandang gantung, maupun peternak burung lovebird dengan kandang ruangan.

Beternak burung lovebird memang mejanjikan. Selain modal beternak yang dibutuhkan sangat sedikit, beternak burung lovebird juga tidak membutuhkan tenaga lebih seperti halnya beternak hewan kambing atau sapi. Namun ada beberapa hal yang perlu dipahami sebelum memulai bisnis ternak burung lovebird, terkhusus untuk para pemula peternak lovebird yang ingin cepat sukses perlu memuat banyak pertimbangan. Terlebih bagi peternak burung pemula yang belum memahami pola dan perbedaan setiap hal dalam membudidayakan burung lovebird, mulai dari pemejahan burung, sampai melatihnya makan sendiri dan mengawinkan burung lovebird itu sendiri.


Teknik Dasar Beternak Burung Lovebird

Hal mendasar yang perlu diketahui dalam membudidayakn burung adalah, setiap perbedaan media peternakan maka pola pemeliharaan pun akan ikut berbeda. Misalnya ternak lovebird kandang gantung, maka pola pemeliharaannya akan berbeda dengan memelihara lovebird kandang rumahan.

6 Langkah dasar beternak Lovebird

1. Memilih Bibit Indukan Terbaik
Sudah menjadi rumus bahwa perkembang biakan makhluk hidup akan terpengaruhi sifat asli atau gen dari pendahulunya. Sebelum beternak, memilih indukan burung adalah hal utama yang tidak bisa dikesampingkan.

Sebelumnya anda harus mengerti kebutuhan anda kedepan, apakah anda ingin fokus beternak lovebird yang memiliki suara indah. Atau ingin beternak lovebird yang mempunyai bulu indah. Maka carilah bibit indukan yang sesuai dengan kebutuhan anda, atau jika anda menginginkan ternak burung lovebird anda menghasilkan bulu indah dan suara yang bagus maka anda harus mencari induk burung terbaik menurut anda.

2. Memilih Lovebird yang Usia Sudah Matang
Pada dasarnya usia matang hewan tidak memiliki patokan. Ada burung lovebird yang birahi lebih cepat, dan ada yang birahi terbilang lambat sehingga harus menunggu lama untuk dikawinkan. Untuk itu ambillah kesimpualan umum, burung lovebird yang siap dikawinkan biasanya berusia minimal 1 tahun. Pemilihan jangka waktu satu tahun ini sudah sangat aman, karena jangak3 waktu yang lama ini burung mengalami prosse pertumbuhan yang cukup dan bisa dipastikan telah siap kawin.

Agar mendapatkan hasil yang maksimal saat mengawinkan burung lovebird jangan lupa anda harus memilih indukan lovebird jantan yang lebih tua dari betina. Tujuannya  agar indukan lovebird jantan lebih mendominasi pada saat melakukan proses kawin sehingga indukan betina dapat dikawini dengan baik.

3. Tahap Penjodohan
Sebelum mengetahui tahap penjodohan, tentunya anda harus terlebih dahulu mnegetahui jenis kelamin lovebird yang akan dikawinkan. Harus sepasang ( sejodoh ). Bagi yang belum faham cara membedakan lovebird jantan dan betina, Paburung sudan menulisnya pada postingan sebelumnya.

Tahap penjodohan dirasakan menjadi tahapan awal yang menyulitkan, lovebird harus benar – benar berjodoh terlebih dahulu, karena jika tidak berjodoh, mustahil adanya perkawinan dua sejoli tersebut. Penjodohan lovebird hendaknya dilakukan secara bertahap, burung sering dijajar dangan jarak dekat, semakin dekat dan sampai kurung nya dirapatkan. Perhatikan tingkah laku keduanya, apakah ada chhemistri untuk bersatu, apakah cuek, apakah terlihat tidak akrab. Apabila chemistri sudah didapat, barulah satukan burung pada kandang untuk beternak yang sudah anda siapkan.

4. Sediakan Tempat Berelur yang Nyaman
Seperti ayam dan unggas pada umumnya, burung Lovebird membutuhkan tempat yang nyaman untuk bertelur. Glodok atau tempat mengerami untuk burung lovebird ini menjadi hal wajib bagi sepasang burung lovebird yang anda pelihara. Umumnya glodok tempat bertelur burung lovebird ini terbuat dar bahan kayu, meski ada juga yang membuatnya dari kardus atau bahan lain. Asalkan bentuknya nyaman dan tidak terlalu kecil.
Untuk ukuran anda tidak perlu bingung, cukup 20 x 20 x 25 cm dan biasanya berbentuk kotak persegi. Agar Lovebird nyaman, di sekitar glodok sediakan kayu yang sudah diserut, ranting kecil, atau dedaunan untuk tempat membuat sarang. Tanpa harus dibantu, burung lovebir akan berinisiatif membuat sarang sendiri saat mereka akan bertelur.

5. Wajib Mengetahui Jenis Burung Lovebird Betina atau Jantan
Anda tidak boleh melakukan kesalahan dalam mengawinkan burung lovebird. Tentu anda harus mempelajari dahulu bagaimana membedakan burung lovebird jantan atau betina. Sehingga anda bisa memastikan kelamin burung lovebird yang anda kawinkan berbeda.. Sebab tidak jarang terjadi, lovebird yang selalu bersama dan seperti sudah birahi ternyata mereka mempunyai kelamin yang sama. Maka anda harus pandai menebak jenis kelamin untuk mengawinkan burung lovebird. . Namun juga terkadam Lovebird jantan bisa berpasangan dengan pejantan lainnya. Begitu juga sebaliknya. Meski demikian anda haruus tetap mampu membedakan jenis kelamin Lovebird dengan benar, untuk bisa mendapatkan hasil perkawinan yang maksimal.

6. Suplai Makanan yang Teratur agar Lovebird Segera Bertelur
Meningkatkan gizi burung lovebird adalah cara mudah untuk memperlancar burung agar cepat bertelur. Anda bisa mencoba dengan meningkatkan gizi pada makanan harian Lovebird, seperti pemberian milet, jagung muda, biji sawi, jewawut, , kangkung, tauge, kwaci,Kenari seed, tulang sotong, dan lain-lain.

Cara Mengawinkan Lovebird Jantan dan Betina

Cara Mengawinkan Lovebird Jantan dan Betina

Apa yang barusan kami paparkan adalah dasar-dasar beternak burung Lovebird, untuk menjadi peternak burung lovebir sukses anda tinggal maju selangkah lagi. Kini saatnya Anda mengawinkan Lovebird yang telah anda persiapkan dengan matang. Anda cukup memasukkan Lovebird yang sudah dipastikan jantan dan betina ke dalam kandang ternak, ingat lovebir harus anda pastikan beda jenis kelamin. Lalu tunggu beberapa hari, sekitar 4 hari hingga 10 hari untuk melihat apakah Lovebird sudah bertelur atau belum. Jika Lovebird sudah bertelur, anda tinggal menunggu telur lovebird menetas dan memanen hasil ternak lovebird anda.

Fase Kedua: Lovebird bertelur

Bila perjodohan berhasil maka Lovebird biasanya akan menghasilkan banyak telur, umumnya sekitar tiga biji. Yang menjadi masalah adalah indukan biasanya tidak mau mengengkrami telurnya sendiri. Sehingga menyebabkan telur anda gagal menetas. Agar hal ini tidak terjadi, anda bisa membuat langkah pencegahan, yaitu dengan mendekatkan pasangan Lovebird lain yang kiranya bersedia mengerami teluar untuk memancing.

Hali ini cukup efektif, sebab suara erangan Lovebird betina yang sedang mengerami telur dapat memancing Lovebird yang lain untuk mengikutinya juga. Namun perlu diingat bahwa Lovebird hanya sebatas didekatkan saja sangkarnya, bukan angan dimasukkan dalam satu sangkar yang sama.

Lovebird bertelur


Lama burung Lovebird mengerami telurnya adalah sekitar 18-23 hari. Pada masa ini anda bisa memisahkan indukan dengan pejantan, tujuannya adalah agar tidak menganggu betina saat sedang mengerami telur. Justru dengan memisahkan pejantan dari betina, anda bia mengambil keuntungan dengan mengawinkan si pejantan dengan indukan burung lovebird yang lain agar anda semakin cepat sukses menjadi peternak burung lovebird pemula..

Jangan lupa berikan asupan makanan penuh gizi, supaya indukan tidak loyo saat mengerami telurnya.  Pakan Lovebird yang bagus dan biasa dipakai oleh peternak lovebird profesional dan sukses adalah pelet ayam dicampur dengan bubur bayi. Pastikan burung Lovebird betina yang sedang mengerami telur dalam keadaan vit, meski demikian jangan terlalu sering mengintip burung karena dapat menganggu psikologi burung dan membuat telur gagal menetas.

Perlu Anda ketahui lagi, seperti hlnya manusia yang baru pertama kali hamil, Lovebird yang pertama kali bertelur pun kebanyakan telurnya tidak menetas. Hal ini sudah menjadi rahasia umum, mungkin karena indukan belum siap kawin dan mungkin karena beberapa faktor lain, di antaranya faktor lingkungan, usia belum mapan, serta faktor pakan dan bisa juga keturunan. Setelah perkawinan kedua biasanya telur Lovebird baru bisa menetas. 

Fase Ketiga: Menetasnya Telur Lovebird

Penanganan saat telur Lovebird menetas biar dilakukan oleh indukan. Anda tunggu saja sampai anakan Lovebird keluar dari sarang. Setelah itu, Anda dapat melolohkan makanan ke Lovebird. Nah, kapan tepatnya Anda boleh meloloh Lovebird atau memisahkan anakan Lovebird dengan indukan?

Anakan Lovebird dapat dipisah dari indukan pada usia 10 hari atau 2 minggu. Kalau sudah pisah, Anda harus memberikan pengawasan ekstra ke anakan Lovebird. Paling tidak, berikan lampu 5 watt sebagai penghangat tubuhnya.

Demikian sedikit ulasan bagaimana cara sukses ternak burung lovebird bagi pemula baik di kandang gantung atau kandang ruangan, yang pada intinya dimanapun anda beternak burung lovebird anda harus menguasai teknik dasar beternak diatas. Jika sudah ahli dalam basic peternakan burung, anda bisa dipastikan akan menjadi peternak burung lovebird yang sukses dimasa mendatang. Pembahasan melolohkan anak lovebird akan kami bahas di postingan selanjutnya.

0 komentar